MUDIK DILARANG, PEMUDIK TERLANJUR DATANG


 2020-04-27 |  Root

Larangan mudik telah ditetapkan pemerintah dan berlaku mulai 24 April 2020.Tak terkecuali Kabupaten Nganjuk yang juga telah menerapkan peraturan tersebut. Larangan mudik sebagai salah satu usaha pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Pandemi Covid-19 yang semakin menggila.

 Jalan pintu masuk  wilayah Nganjuk diperbatasan seperti di Kertosono sebelah timur ,Pace di selatan ,Rejoso di Utara serta Wilangan di sebelah barat. Perbatasan-perbatasan  kini telah dijaga oleh aparat di pos penjagaan operasi Ketupat Semeru 2020. Banyak kendaraan plat luar kota yang terpaksa putar balik tidak bisa memasuki wilayah Nganjuk.

 Namun ditengah ketegasan penerapan larangan mudik ,ternyata ribuan orang dari luar kota telah memasuki Nganjuk beberapa waktu sebelum peraturan mudik tersebut diterapkan. Tak terkecuali Kecamatan Wilangan yang juga telah mendata pemudik yang pulang kampung. Laporan dari Hartono ,Jubir Posko Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kecamatan Wilangan ,telah ada sekitar 700 pemudik yang kembali ke desa-desa di Kecamatan Wilangan. Dari ratusan pemudik tersebut kebanyakan kembali dari perantauan untuk bekerja.

 Hartono mengatakan"Kita harus ekstra hati-hati ,karena pemudik ini kebanyak dari zona merah ,seperti Surabaya ,Jakarta , kita koordinasi dengan pihak desa untuk tegas dalam proses isolasi mandiri bagi warga yang datang". Namun dari ratusan pemudik tersebut juga ada warga yang telah melewati masa karantina selama 14. Tetapi tetap dipantau dan diawasi ,karena gejala Covid-19 saat ini berbeda beda dan lama inkubasi juga berbeda.