DITENGAH PANDEMI CORONA, DBD DAN CHIKUNGUNYA MASIH MENGHANTUI


 2020-04-15 |  Root

Saat ini Indonesia memasuki musim pancaroba. Biasanya, pada musim ini bermunculan penyakit demam berdarah. Di tengah pandemi Corona, pemerintah meminta warga menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah demam berdarah dan Chikungunya.

"Saya ingatkan sekali lagi kepada saudara-saudara sekalian, pada bulan-bulan ini secara klasik kita masuk pada tahapan pancaroba. Dimana, gambar yang klasik dari episode ini adalah munculnya penyakit demam berdarah dan Chikungunya," kata Juru Bicara Posko Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kecamatan Wilangan sekaligus Kasi Kesejahteraan Masyarakat ,Hartono.

Apalagi beberapa waktu yang lalu sempat ada laporan epidemiologi Chikungunya di Dusun Masaran ,Desa Sudimoroharjo dari PUSKESMAS WILANGAN . Walaupun sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kab.Nganjuk ,dan sudah diadakan fogging ,masyarakat harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menggalakan pemberantasan sarang nyamuk.

Masyarakat diajak melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah untuk mencegah penyakit demam berdarah dan Chikunguya. Hartono menyebut penyakit demam berdarah di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini juga sangat berbahaya.Karena kita tahu dengan munculnya penyakit demam berdarah dan chikungunya ini akan memperburuk angka kesakitan dan angka kematian yang terjadi manakala campur dengan Covid-19," jelasnya.

Menurut dia, saat ini adalah waktu yang pas untuk membersihkan sarang nyamuk di rumah. Sebab, pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar, sekolah, dan ibadah dari rumah.

Di samping itu, Hartono juga mengapresiasi seluruh keluarga yang mengikuti imbauan pemerintah agar tak beraktivitas di luar rumah. Hal itu dilakukan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia yang kian meluas.