DANA DESA JUGA UNTUK PERPUSTAKAAN DESA


 2020-03-11 |  Root

Pembangunan desa bukan hanya melulu masalah infrastruktur melainkan juga masalah Sumber Daya Manusia (SDM). Salahsatu cara membangun kualitas SDM adalah dengan menyediakan sumber-sumber pengetahuan yang akan mendongkrak pengetahuan warga desa.  Maka, Perpustakaan sangatlah penting dibangun di desa dan menjadi sumber pengetahuan warga. Caranya, alokasikan dana dari dana desa untuk membangunnya.

Camat Wilangan, Yonny Rachmanto,SH menjelaskan, dana desa bisa digunakan salah satunya untuk membangun perpustakaan di desa. “ Perpustaannya tidak hanya dalam bentuk fisikal tetapi juga harus disediakan dalam bentuk digital,” katanya. Fisikal berarti berbentuk buku-buku fisik yang bisa dibaca dan digital berarti dalam bentuk E-book yang disimpan dalam file-file di komputer sehingga harus menggunakan layar monitor komputer atau perangkat elektronik lainnya untuk membaca.

Yonny mengungkapkan, pengembangkan perpustakaan desa sangatlah penting untuk didorong karena perpustakaan adalah pusatnya literasi yang bisa mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa. Buku-buku mengenai lifeskill sanat strategis menjadi bahan bacaan warga desa karena memberikan pengetahuan mengenai keahlian-keahlian yang bisa mereka kembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, buku mengenai teknik beternak lele, ayam petelur dan budidaya berbagai tanaman produktif lainnya. Perpustakaan desa juga bisa menjadi tempat diskusi warga desa mengenai berbagai wacana yang mereka dapatkan dari buku-buku yang mereka baca.

Salah satu Perpustakaan Desa yang berprestasi yaitu Perpustakaan Desa Ngadipiro ''PKK DESA NGADIPIRO''. Perpustakaan yang terletak di Kantor desa Ngadipiro ini menjadi perwakilan kecamatan Wilangan dalam perpustakaan desa tingkat Provinsi. Dengan adanya lomba ini diharapkan dapat memacu pemerintahan desa dalam berinovasi guna meningkatkan kualitas dan minat baca masyarakat pedesaan.