BUDIDAYA BAWANG MERAH DI LAHAN KERING (HUTAN)


 2019-10-08 |  Root

 

  Tanaman  bawang merah tidak hanya dikembangakan di lahan sawah saja namun di desa Sudimoroharjo kecamatan Wilangan kabupaten Nganjuk. Lahan Hutan disini sangat luas sekali yaitu kurang lebih 800 Ha, tepat nya di kelompok tani Tani mapan mencoba mengembangakan tanaman bawang merah seluas 5 Ha. Petani desa Sudimoroharjo tertarik dengan nilai ekonomis bawnag merah dan selalu di butuhkan untuk kebutuhan setiap hari. Bawang merah dimanfaatkan sebagai bumbu masak, olahan , obat2 an tradisional. Adapun kandungan bawang merah yang membuatnya memiliki banyak sekali manfaat antara lain serat, kalium, kalsium, magnesium, asam folat,auksin, giberelin, allin, anti septic, vitamin C.
 Untuk pengembangan tanaman bawang merah dilahan kering atau lahan hutan karena untuk musim tanam I dan  II air masih bisa mencukupi untuk berbudidaya tanaman bawang merah, cara pengolahan tanah untuk tanaman bawang merah dilahan kering sama hal nya dengan menanam bawang merah di lahan sawah. Hal pertama yang dilakukan adalah pembersihan rumput/ gulma serta sisa- sisa akar dari tanaman tahunan yang kemungkinan akan mengganggu pertumbuhan tanaman bawang merah.kemudian dcangkul seperti bisa yang dicampur pupuk organik/kompos.kemudian dibentuk bedengan ukuran 120x180 cm. Kemudian dibuat alur untuk barisan tanaman bawang merah dengan jarak tanam 20x20 cm.
 Persiapan bibit biasanya menggunakan umbi yang baik adalah yang sudah di simpan antara 2-3 bulan dan umbi masih dalam ikatan, umbi harus sehat tidak keropos dan umbi tidak luka. Sebelum  penanaman tanah disirami dulu kemudian dibuat alur/ larikan. Dan perawatan tanaman meliputi pembersihan gulma, pengairan dilakukan untuk umur 0-10 hari setiaphari 2 kali yaitu pagi dan sore hari setelah lebih dari 10 hari2-3 hari sekali, pemupukan dilakukan pada umur 10-15 hari setelah tanam urea 200 Kg/ ha, za 250 kg/ ha,dan NPK 200 kg/ hadan setelah umur 1 bulan pemupukan NPK 100Kg/ ha dan KCL/ SP 36 150kg/ ha. Tidak menuntut kemungkinan tanaman bawang merah terserang hama dan penyakit hal ini dikendalikan dengan pestisida sesuai anjuran  hama yang menyerang antara lain ulat daun bawang merah, ulat tanah , dan Trips. Pengendalian dilakukan setelah melakukan pengamatan. 
 Panen bawang merah pada usia sekitar65-75 HST, pada musim tanam I untuk produktifitas tanaman bawang merah yaitu 4,5 Ton/ ha dan untuk musim tanam II menghasilkan 6,6 Ton / Ha , hasil tanaman pada musim tanam ke II lebih meningkat dikarenakan untuk penyinaran matahari lebih banyak. Demikian ulasan tanam bawang merah di lahan Kering dikelompok tani Tani Mapan, desa sudimoroharjo kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk.
 

 Penulis: Mulyadi, Penyuluh Pertanian Lapangan kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk