AKSI NASIONAL PENCEGAHAN KORUPSI (ANPK) VIRTUAL


 2020-08-28 |  Root

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) mengadakan acara secara Virtual Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) pada hari Rabu, 26 Agustus 2020.

Acara yang bertemakan Praktik Baik Pencegahan Korupsi yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia beserta Tamu Undangan dari seluruh Kepala Daerah, Kepala Kementerian dan Lembaga Satranas PK.

      Bertempat di Command Center Kabupaten Nganjuk ini, Turut dihadiri Sekertaris Daerah Drs. Mokhamad Yasin, M.Si, didampingi Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk Drs. Lishandoyo, M.Si, dan juga 21 kepala OPD se-Kabupaten Nganjuk.

      Acara ini bertujuan untuk memperkuat tindakan pencegahan korupsi dengan mengupas Praktik Baik Pencegahan Korupsi di tingkat Pusat maupun Daerah yang telah dilakukan oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Korporasi maupun Organisasi Masyarakat Sipil.

      Presiden RI Joko Widodo membuka acara ini secara virtual, bersama Ketua KPK, Firli Bahuri. Dalam sambutan Ketua KPK, Firli Bahuri membahas salah satunya strategi pemberantasan korupsi dilaksanakan dengan 3 pendekatan, yaitu pendidikan masyarakat sebagai core business KPK disamping pencegahan dan penindakan. Dengan demikian maka pemberantasan korupsi dilakukan dengan 3 pendekatan yaitu: Pendekatan Pendidikan Masyarakat, Pendekatan Pencegahan, dan Pendekatan Penindakan.

      Disisi lain Presiden Ri Jokowi mengatakan regulasi nasional harus terus dibenahi, regulasi yang tidak jelas, regulasi yang berbelit-belit harus dirombak dan disederhanakan.

“Regulasinya kita perbaiki, tata kerja birokrasi kita sederhanakan dan kita transparansikan, serta pemanfaatan teknologi informasi digitalisasi yang mudah diakses oleh rakyat terus kita kembangkan. ketiga budaya harus ditegakkan”. Terangnya.

      Diakhir sambutan Jokowi mengajak untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat apa itu korupsi, dan apa itu gratifikasi, dan masyarakat harus menjadi bagian penting dari gerakan pencegahan anti korupsi.

      Kemudian dilanjutkan Talkshow sesi pertama dengan 3 tema, Dan dilanjutkan talkshow kedua dengan 2 tema.

Diakhir acara ditutup oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

SUMBER : INSPEKTORAT DAERAH KAB.NGANJUK