PANTAU KUALITAS BANSOS SEMBAKO BUREKOL, SEKCAM WILANGAN TURUN LANGSUNG KE DESA


 2020-07-24 |  Root

Pembagian bantuan nontunai Burekol kepada warga kurang mampu di Kecamatan Wilangan  terdampak pandemi Covid-19 dipantau langsung Sekretaris Kecamatan Wilangan, Rinanto Handoyo.Hal itu dilakukan untuk melihat langsung penyaluran bantuan tersebut yang dilakukan di setiap Desa oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Rinanto mengatakan '' Memastikan saja, penyalurannya sudah sesuai prosedur dan aturan atau belum, kualitas barang gimana, soalnya saya khawatir seperti ditempat lain ada yang kualitasnya buruk, akhirnya banyak yang protes'' Ungkap Rinanto saat ditemui di Kantor Desa Ngudikan memantau penyaluran bansos Burekol (24/07/2020).

Program Sembako Burekol  Kemensos merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi, utamanya bagi warga terdampak Covid-19.

Untuk program Sembako Burekol, pemerintah meningkatkan nilai bantuan dan memperluas jenis komoditas yang diterima sehingga tidak hanya berupa beras dan telur seperti pada program BPNT, namun juga komoditas lainnya yang mengandung sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati maupun vitamin dan mineral sebagai upaya dari Pemerintah untuk memberikan akses Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhadap bahan pokok dengan kandungan gizi lainnya.

Program Bansos Nontunai Burekol Kemensos dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di Desa Ngudikan ,Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Dengan Jumlah penerima sebanyak 206 KPM , dan bantuan berupa beras, daging ayam, kentang, kacang tanah. Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut dapat mencukupi kebutuhan pangan  dan meningkatkan nilai gizi dalam keluarga , khususnya di masa pandemi ini.