SATU WARGA TERKONFIRMASI POSITIF , DUSUN WILANGAN TUTUP AKSES MASUK DESA


 2020-06-11 |  Root

Wabah virus corona (Covid-19) yang turut melanda seluruh negeri, tak terkecuali di Kabupaten Nganjuk yang memicu kepanikan warga . Sampai-sampai banyak desa melakukan 'karantina' secara mandiri wilayah mereka. Misalnya sejumlah dusun di Desa Wilangan ,Kecamatan Wilangan, lakukan karantina wilayah sendiri atas inisiatif warga sendiri, setelah sebelumnya ada satu warga dusun Wilangan yang terkonfirmasi positif.

Sejumlah dusun di wilayah Desa Wilangan mulai memasang pagar-pagar dari bambu di gang-gang masuk dusun. Sebagian disertai tulisan 'lockdown' dan 'karantina wilayah'.Sedangkan akses yang dibuka hanya jalan utama, itu pun melalui penjagaan oleh warga yang dilakukan secara bergantian.

Aksi karantina wilayah yang ramai-ramai dilakukan ini pun mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.Salah seorang warga dusun Wilangan , Budi Prasetya beranggapan bahwa dari sisi keamanan, langkah karantina wilayah itu sebenarnya bagus, karena membuat warga menjadi lebih tenang, karena bisa mengurangi tingkat penularan virus corona. Terutama ketika ada warga pendatang ataupun pemudik yang masuk ke suatu wilayah.

Menurutnya, warga yang berada di perantauan, khususnya di zona merah corona, sebaiknya memang tidak pulang kampung dulu untuk mengurangi kekhawatiran dan kecurigaan antarwarga kemungkinan carrier virus corona ini.

Namun ada beberapa warga yang kurang setuju dengan penutupan akses jalan.Mereka beranggapan penutupan kurang efektif pencegahan Covid-19. Pencegahan paling efektif adalah penerapan protokol kesehatan oleh diri sendiri dan keluarga. Misalnya dengan sering cuci tangan pakai sabun, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak, memakai masker, dll. Walaupun demikian upaya penutupan jalan juga tetap didukung